Pop 'n Roll

Pop `n Roll versi Regan Reuben

Studio Pop 2021-01-27 13:52:47

Bercita-cita menjadi wartawan sejak bangku SMP, Regan Reuben, atau yang akrab disapa Regan, akhirnya memutuskan untuk kuliah jurusan komunikasi. Namun, seperti anak-anak muda lain, Regan kurang fokus kuliah sehingga komunikasinya jadi kurang lancar. Ketika magang di salah satu majalah fashion Ibukota, Regan kembali menemukan passion di dunia media. Pada tahun 2005, berdua dengan seorang temannya, Regan menggagas ide untuk membentuk majalah bernama Whatnot. Tapi, apa daya, majalah tersebut gagal terbit. Pada tahun yang sama, sebuah majalah gratis asal Singapura, JUICE, terbit di Indonesia. Regan bergabung menjadi tim editorial majalah tersebut dan mulai meniti karier sebagai awak media. Dimulai dari reporter sampai akhirnya tiba di posisi editor, selama hampir lima tahun Regan menyuarakan berita-berita dari sayap kiri subkultur Indonesia.

Meskipun sempat mencicipi profesi lain di bidang media, Regan kembali menggeluti dunia media cetak dengan membentuk Sub Magazine, meskipun hanya bertahan satu tahun. Masa transisi dari analog ke digital membuat Regan loncat dari satu perusahaan media ke perusahaan media lain, bahkan sempat kembali ke Whatnot. Hingga akhirnya Regan hinggap di Vice, lalu ke Frekuensi Antara. 

Di Frekuensi Antara, Regan melahirkan Katalis Kota, dokumenter empat bagian yang mengupas skena musik elektronik Jakarta, Jogja, Bandung, dan Bali. Seakan merangkum sejarah musik elektronik bangsa, dokumenter ini jadi karya yang menasbihkan Regan sebagai pengamat budaya dugem.

Kali ini, Regan ingin membagikan 10 lagu Pop 'n Roll Indonesia terbaik versinya. Berikut adalah daftar lagunya.

1.The Upstairs — Matraman

“Lagu indie Indonesia yang paling abadi untuk joget keramas!”

2. Space System — Mother 

“Nggak pop-pop banget sih tapi lagu ini di masa trend nu-disco paling masyuk!”

3. Diskoria — Pelangi Cinta 

“Galau dicampur sendu tapi ngawang, Indonesia banget!”

4. Parlemen Pop — Gairah Hasrat 

5. Goodnight Electric — Erotika 

6. Transs — Transsession

7. The Sastro — Lari 100 

8. Dara Puspita — Pest Pak Lurah 

9. Harry Roesli Gang — Peacock Dog 

10. The Mentawais — Surfin’ Java