Idola

Jordy Waelauruw: Miles Davis Mengubah Pandangan Gue Soal Trompet

Jordy Waelauruw, atau yang akrab disapa Jordy, adalah pemain trompet berbakat asal Maluku. Pada tahun 2017, Jordy telah mengeluarkan album solo pertamanya yang berkolaborasi dengan beberapa musisi lain seperti Kunto Aji, Benny Likumahuwa, dan Monita Tahalea bertajuk “Stand Still”. Jordy juga ikut berpartisipasi dalam mengisi brass section untuk dua lagu hasil project Studio Pop Show yang dibuat kurang dari 24 jam, yaitu “C.H.R.I.S.Y.E” dan “Suara Disko”.

1. Siapa pop icon idola lo? Kenapa orang itu menjadi inspirasi besar buat lo dalam berkarya? 

Jordy: “Idola gue adalah Miles Davis. Selain gue suka banget sama karya dia dan semua projek yang dia buat, menurut gue dia adalah pemain trompet yang visioner.”

Miles Davis in one of his performances.

2. Apa yang membuat Miles Davis beda dari yang lain?

Jordy: “Seperti yang gue bilang tadi, dia adalah pemain trompet yang visioner. Setiap album yang dia keluarin, bunyinya pasti berbeda-beda. Dia selalu bereksperimen dengan musik yang dia buat. Dan juga (bunyi) trompet nya dia, terkadang dia suka pake efek untuk ngedapetin sound yang dia mau. Menurut gue, dia adalah salah satu orang yang mempengaruhi musik jazz sampai akhirnya berkembang seperti sekarang.”

Miles Davis with his trumpet.

3. Apa yang lo paling suka dari Miles Davis?

Jordy: “Yang pertama, pandangan dia mengenai musik. Menurut gue pandangan dia mengenai musik sangat luas. Makanya bunyi album dia selalu berbeda. Yang kedua, wibawanya dia ketika di atas panggung. Gue aja yang gak pernah nonton dia live karena bahkan gue belum lahir dan cuma liat di YouTube aja, bisa ngerasain orang ini beda banget pas di atas panggung. Dan juga cerita-cerita dia yang unik sih, gue sering diceritain sama musisi-musisi senior. Salah satu ceritanya waktu itu dia lagi rekaman kalo gak salah pemain bass-nya itu gak dateng atau gak ada gitu. Dan kebetulan ada pemain bass disitu yang dia gak kenal. Tapi tiba-tiba dia ajak rekaman aja si pemain bass itu untuk album dia. Itu unik banget sih, nyentrik aja gitu.”

Miles Davis in his spare time; smoking.

4. Seberapa besar Miles Davis berpengaruh bagi gaya hidup dan cara berpikir lo?

Jordy: “Sangat besar banget, karena dari awal gue main trompet gue dengerin Miles Davis dan dia mengubah pandangan gue soal trompet. Awalnya gue berpikir bahwa pemain trompet itu hanya bisa jadi pemain “di belakang” aja kayak jadi pemain brass section atau main grup seperti di marching band. Tapi ketika gue tau Miles Davis, akhirnya gue tau bahwa main trompet itu bisa jadi front-man juga.”

Miles Davis: photoshoot.

 

All photos credits to milesdavis.com

You May Also Like