Metropolia

3 Club Terbaik di Jakarta Menurut Hogi Wirjono

Hogi Wirjono (DJ Hogi) adalah seorang penggagas FUTURE10 bersama kakaknya, Anton Wirjono. Hogi sangat dikenal di skena house music Indonesia. Hogi terkenal sangat mahir dalam melakukan mixing tanpa membatasi dirinya pada suatu genre atau mood tertentu. DJ Hogi, bersama FUTURE10 telah berhasil menyelenggarakan beberapa event musik seperti Turn on Plastic, Back In The Days, dan The Junction Festival Bali. Selain itu, Hogi juga adalah salah satu anggota dari band elektronik Agrikulture. 

1. Parkit

FUTURE10 Parkit Edition

Hogi: "Tempat ini benar-benar magical. Selain ini klub dimana skena kita lahir, tapi juga tempat kita berkreasi pertama sebagai FUTURE10 (dulunya FUTURE). Tahun 1995-1996 mungkin bisa dibilang seperti Woodstocknya skena musik Jakarta. Tidak akan pernah lupa semua momen-momen, semua teman, semda musik, semda inovasi yang kita curahkan di Parkit setiap hari Sabtu selama hampir 2 tahun. Terima Kasih untuk segalanya untuk Parkit, tanpa kehadiran club ini Jakarta mungkin akan jadi kota yang berbeda untuk kita."

2. Bengkel Night Park

Hogi: "Jujur saya tidak merasakan Bengkel di momen-momen tergilanya, karena saya waktu itu lagi di luar negeri pas kakak saya, Anton, menjadi GM dan resident hari Sabtunya. Tetapi beberapa kali saya pulang ke Jakarta, ngerasain nge-DJ disitu dan beberapa kali dengerin Anton main semalaman di situ. Vibe-nya benar-benar spektakuler, karena beda banget dengan Parkit yang intimate tapi liar. Kalau Bengkel, venue raksasa tapi liarnya sama dengan Parkit. Kalau di Parkit nge-DJ dekat banget sama orang, kalau di Bengkel di atas panggung. Dulu ingat cerita seorang teman, kalau jaman Bengkel di panggung itu ada sorotan lampu ke arah DJ. Jadi kalau dari dance floor kelihatan seperti malaikat disinari cahaya. Musiknya juga seru banget di Bengkel karena tempatnya besar, jadi cocok banget lagu breaks era rave dulu dan juga lagu jaman-jamannya Big Beat kayak Fatboy Slim, Chemical Brothers, dan Prodigy. Jadi ada lagu-lagu yang bisa dibilang populer di radio-radio tapi masih masuk dalam category rave anthems."

3. Stadium

Hogi: "Kalau ngomongin Stadium, bisa berhari-hari karena nggak habis-habis ceritanya. Singkat kata, nggak mungkin bisa diulang lagi Jakarta seprogresif era Stadium. Lantai 4 itu bisa dibilang super club. Tapi bedanya dengan super club sekarang, Stadium itu benar-benar open minded sebetulnya. Kapan lagi bisa seruangan dalam “KONDISI” yang sama seperti dulu. Musik underground apapun yang keren bisa dimainin asal energinya dapat dan cocok dengan suasana hedon di ruangan itu. Satu lagi, Stadium itu satu-satunya tempat di Jakarta yang setahu saya, mau gay, straight, kaya, tukang sate sampai ekspat-ekspat bisa bersatu padu dalam kehancuran. Priceless."

You May Also Like