Idola

Philippe Zdar, Sosok Idola bagi Widi Puradiredja

Widi Puradiredja dikenal sebagai drummer di grup musik Maliq & D’Essentials. Pada umur 20 tahun, Widi menciptakan lagu Untitled, yaitu lagu Maliq & D’Essentials dengan jumlah streaming terbanyak di Spotify hingga saat ini. Widi juga mengaku bahwa lagu itu adalah lagu yang paling personal untuknya. Widi juga sempat memproduseri banyak musisi Indonesia, sebut saja Glenn Fredly, Marcell, 21st Night, Soulvibe, dan Neurotic. 

1. Siapa ikon pop atau tokoh idola lo? Kenapa orang itu menjadi inspirasi besar buat lo dalam berkarya? 

Widi: “Gue gak tau apakah orang ini bisa dikategorikan ikon pop tapi gue sangat suka sama Philippe Zdar, seorang produser dan member dari grup musik Cassius. Karena gue suka banget sama karya-karya dia dan cukup mengikuti perjalanan karirnya. Banyak cerita menarik (dari dia) yang gue terapin dalam perjalan karir gue juga.”

Philippe Zdar with Hubert Blanc-Francard (Boombass) of Cassius

2. Apa yang membuat Philippe Zdar beda dari yang lain?

Widi: “Gue suka sosoknya yang low profile. Jadi, menurut gue, Philippe Zdar ini produser dan musisi yang punya pengaruh besar di musik pop dan elektronik. Tapi dia berada di belakang layar kebanyakan, dan karya-karyanya selalu ngasih inspirasi baru aja di pendekatan musik pop tanpa harus mengutamakan objek komersil. Menurut gue, karya-karya dia adalah karya yang akan longlast impact-nya.”

Philippe Zdar in his studio

3. Apa yang lo paling suka dari Philippe Zdar?

Widi: “Gue suka banget sama cerita bagaimana dia dulu memulai karir. Salah satu cerita paling menariknya adalah dia pernah menginvestasikan segalanya, materi, tenaga, dan lain-lain untuk passion-nya yaitu musik. Jadi, dia dulu menghabiskan semua tabungannya istilahnya, untuk membeli sebuah studio ternama di Prancis yang sekarang bernama Motorbass. Dan dia butuh 10 tahun sejak dia beli, renovasi, dan akhirnya jadi studio itu. Di saat renovasi itu, berbarengan juga dengan dia memproduseri album Phoenix yang berjudul Wolfgang Amadeus Phoenix. Setelah studio dan album itu selesai, akhirnya album itu dapet penghargaan Grammy. 

Jadi gue suka bagaimana orang yang berani menginvestasikan banyak untuk hal yang dia percaya (passion-nya), walaupun di awal itu belum kebayang akan menjadi seperti apa. Tapi, gue selalu percaya kalau orang berani gambling besar, terutama untuk hal yang dia suka, pasti suatu saat nanti akan menghasilkan suatu karya yang terbaik.”

Philippe Zdar with Phoenix at Motorbass Studio in 2009

4. Seberapa besar Philippe Zdar berpengaruh bagi gaya hidup dan cara berpikir lo?

Widi: “Sangat mempengaruhi terutama untuk gue yang juga hidup di industri musik. Membuat gue untuk percaya kalau ada hal yang lo suka dan lo berkomitmen untuk melakukan hal itu untuk hidup lo, sangat worth it untuk lo berkorban banyak untuk hal itu. Walaupun di awal pasti prosesnya panjang dan rumit, cuman kalau lo sudah berkomitmen di awal, pasti lo akan berjuang dan berusaha supaya apa yang lo investasikan dalam bentuk apapun itu di awal akan membuahkan sesuatu yang baik untuk hidup lo di kemudian hari.”

Potrait of Philippe Zdar

You May Also Like